Penyandang Butu Huruf

Selama 5 Tahun Penyandang Buta Huruf Di Sumenep Hanya Turun 0,9%

By: redaksi

NadaFM.com, Sumenep – Angka buta huruf di Kabupaten Sumenep selama 5 tahun terakhir, yakni dari 2010 hingga 2015, hanya turun kurang dari 1 persen. Padahal, pemerintah setempat melakukan pengentasan melalui program keaksaraan fungsional (KF).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Syaiful Rahman, mengatakan, selama jangka waktu 5 tahun angka penurunan peyandang buta aksara hanya 0,9 persen, Selasa (5/9).

Berdasarkan data di BPS Sumenep, angka buta aksara warga Sumenep tahun 2010 mencapai 20,24 persen dari jumlah penduduk saat itu sekitar 1 juta 44 ribu jiwa lebih. Sementara tahun 2015, jumlah penderita buta huruf masih 19,34 persen dari jumlah penduduk 1 juta 72 ribu jiwa lebih. Indikator tersebut dilihat dari masyarakat dengan kategori umur 10 tahun ke atas.

Menurutnya, pengentasan buta huruf memang sulit. Apalagi yang menjadi sasaran pengentasan buta huruf adalah penduduk yang sudah berusia 65 tahun lebih.(fid)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Atas