IMG-20170905-WA0002

Cegah Aliran Faham Radikal, Mahasiswa STAIM di Cekoki Wawasan Islam Nusantara  

By: redaksi

 

NadaFM.Com, Sumenep- Umat Islam di era sekarang terutama bagi umat Indonesia akhir _ akhir ini banyak dibenturkan dengan persoalan aliran Islam itu sendiri. Ironisnya yang menjadi penyebabnya adalah orang Islam sendiri yang segaja ingin menghancurkan Islam dari dalam.

Oleh karenanya hal ini menjadi perhatian serius dari para intelektual muda Islam. Untuk menangkal aliran radikal itu, merka

Islam Nusantara adalah konsep untuk memotret realitas sosio keagamaan ummat Islam Indonesia. Islam Nusantara bukan paham, aliran atau sekte Baru dalam Islam, melainkan cara pandang untuk melihat distingsi dan vernakularisasi Islam Universal dengan realitas Dan budaya di Indonesia, Hal ini disampaikan Abdul Wasid dalam kuliah umum STAIM Tarate Sumenep, Senin (4/9/2017).

“Islam Nusantara tidak anti Arab karena Islam Nusantara bermanhaj kepada para ulama’ salaf, seperti Imam Syafi’I, Imam Gazali Dan Imam al Asy’ari,”ujar Abdul Wasid yang juga menjabat sebagai Sekretaris Ansor Sumenep ini.

Ketua SC Moh.Sholeh menjelaskan, kuliah umum kali ini dilaksanakan dan sengaja mendiskusikan Islam Nusantara agar mahasiswa STAIM bisa menjadi Muslim yang moderat dan betul mampu mewujudkan Islam yang ‘Rahmatal lil Alamin di masyarakat, Islam yang bukan marah.

“Terus terang kami sangat prihatin dengan maraknya paham Islam radikal beberapa tahun terakhir ini,” terangnya.

“Selain itu juga mulai bermunculan aliran-aliran baru yang muda mengakfirkan orang lain dan membid’ahkan tradisi masyarakat yang secara substantif tidak bertentangan dengan ajaran Islam, ujar kepala BAAK ini menambahkan. (dus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali Atas